Pengertian Kesehatan Keselamatan Kerja

By | 2017-12-29

Pengertian kesehatan keselamatan kerja merupakan suatu kondisi di mana pekerjaan dapat berlangsung secara kondusif tanpa menimbulkan ancaman bahaya berupa apa pun terhadap pekerja itu sendiri. Melalui definisinya saja sudah jelas bahwa K3 tersebut diperjuangkan demi kepentingan para pekerja yang acap kali disepelekan, padahal keuntungan yang dihasilkan dari penerapannya pun tidak semata-mata hanya didapatkan oleh satu pihak saja, melainkan kedua belah pihak.

Dari pengertian kesehatan keselamatan kerja sendiri, kita dapat mengetahui bahwa tujuan dari K3 tersebut sangatlah mulia, yakni :

pengertian kesehatan keselamatan kerja
1. Memberikan perlindungan serta bentuk pertanggungjawaban atas pekerja di lokasi pekerjaan.
2. Bertanggung jawab bahwa semua lokasi dapat dimanfaatkan sumber dayanya dengan baik.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
4. Dapat menganalisa potensi-potensi bahaya dan memperkirakan penanganan atau pencegahannya.
5. Guna memperkirakan alat-alat pengamanan yang sekiranya akan dibutuhkan oleh para pekerja di areal tugas tersebut.
6. Menunjukkan kepedulian serta tindakan nyata perusahaan terhadap para pegawainya dan bukan sekedar omong belaka atau janji palsu.
7. Meningkatkan keeratan hubungan di lokasi kerja, baik antar sesama pegawai maupun dengan pihak perusahaan.

Jika tujuan dari penerapan pengertian keselamatan kerja dapat terlaksana dengan baik, maka bukan hanya para pekerja saja yang dapat merasakan keuntungannya, melainkan demikian pula dengan pihak perusahaan. Sebab, dengan melaksanakan kesehatan keselamatan kerja bagi para pekerja saja, perusahaan sudah memiliki level berbeda dari pihak lain yang mengabaikan hal tersebut. Citra baik dan peduli secara otomatis disematkan kepada perusahaan. Selain itu, perusahaan pun juga dapat terhindarkan dari kemungkinan mengeluarkan dana penanggulangan penyakit yang fantastis bila tidak melakukan prosedur pemeriksaan kesehatan lingkungan maupun fisik pekerja, karena perusahaan pun juga tidak melakukan kelalaian apa pun sehingga tidak dapat dipersalahkan bila kemudian terjadi sebuah insiden maupun pekerja jatuh sakit. Proses pengerjaan atau penggarapan suatu areal pun kemudian akan menjadi lebih produktif serta efektif tanpa banyak kendala berarti dengan disingkirkan atau dicegahnya variabel-variabel yang dapat menghalangi atau memperlambat aktifitas para pekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *