Manajemen Keselamatan Kerja

By | 2017-12-28

Manajemen keselamatan kerja sendiri merupakan tahapan-tahapan yang perlu diambil dalam upaya pelaksanaan kesehatan keselamatan kerja (K3) bagi para pegawai. Manajemen ini sebaiknya dibentuk oleh perwakilan kedua belah pihak, yakni perusahaan atau atasan dengan pihak tenaga kerja. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah :

1. Melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kerja.
Hal-hal yang perlu diperiksa antara lain kondisi udara di sekitar lokasi pekerjaan di mana kandungannya lebih baik diperiksa secara mendalam dan teliti akan kerentanan terhadap virus, bakteri, maupun debu yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Kemudian, tingkat kebersihan air serta fasilitas-fasilitas yang digunakan bersama. Melakukan hal-hal semacam ini dapat mencegah pekerja terjangkit penyakit ataupun tertular dan menularkannya antar sesama pegawai.

2. Melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para pekerja.
Guna menghindari kecelakaan kerja, salah satu yang harus dipastikan lebih dulu adalah kondisi kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan sebelum terjun ke lapangan. Jika memang sejak pemeriksaan kesehatan pekerja tersebut dinyatakan sedang tidak sehat, sebaiknya beristirahat dahulu hingga sepenuhnya pulih, lalu baru kembali bekerja.

3. Menyediakan asuransi kesehatan para pekerja.
Hal ini juga merupakan langkah manajemen keselamatan kerja yang seharusnya dipatuhi oleh semua pihak pemberi kerja terhadap pegawainya, terutama bila menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukan memiliki resiko tinggi. Sayangnya, asuransi kerja yang merupakan hak pegawai kadang kala tidak diberikan oleh perusahaan, utamanya untuk tenaga kerja kontrak.

manajemen keselamatan kerja

Sebenarnya, manajemen keselamatan kerja sendiri telah diatur secara jelas dalam undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku. Sehingga, bila salah satu atau bahkan kedua belah pihak tidak mematuhi perudangan tersebut, maka kerja sama yang terjalin dianggap null atau tidak sah oleh negara. Bahkan, negara dapat bertindak dengan menjatuhkan sanksi pidana bila bagian dari aturan ketenagakerjaan yang telah dengan jelas diatur dalam undang-undang dengan sengaja tidak dipatuhi dan diabaikan demi mengeruk keuntungan pribadi sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu, alangkah lebih baik bila manajemen tersebut dilaksanakan sesuai prosedur yang juga telah diatur oleh negara demi kebaikan kedua belah pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *