Artikel Kesehatan Keselamatan Kerja

By | 2017-12-28

Banyak sekali pegawai maupun pihak perusahaan yang mengabaikan perihal pentingnya kesehatan keselamatan kerja (K3). Bisa jadi karena mereka memang tidak peduli selama pembayaran antara kedua belah pihak berjalan lancar, atau karena kurangnya pengetahuan akan hal tersebut. Sikap acuh tak acuh dari kedua belah pihak terhadap sesuatu yang sangat penting semacam ini kemudian membuat gemas para aktivis ketenagakerjaan maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan kelayakan hidup seorang pekerja, sehingga mereka pun gencar bersosialisasi melalui artikel kesehatan keselamatan kerja yang dapat dengan mudah ditemui di dunia maya, maupun melalui gerakan di dunia nyata dengan menyebar brosur maupun mengedukasi langsung kedua belah pihak yang terlibat dalam perjanjian kerja.

Dalam artikel kesehatan keselamatan kerja yang telah mereka sebarluaskan di internet, dijabarkan secara mendetail perihal definisi, tujuan, manfaat, hingga pengaplikasian dari tindakan tersebut. Kampanye yang mereka lakukan kini mulai berbuah manis dengan meningkatnya kesadaran akan kepentingan keselamatan kerja dari kedua belah pihak. Namun, hal itu dirasa masih belum cukup dengan masih banyaknya yang dengan sengaja tetap menutup mata meski mengetahui pentingnya keselamatan bagi para pekerja.

artikel kesehatan keselamatan kerja
Mengutip dari artikel kesehatan keselamatan kerja yang telah dirilis di berbagai portal online, baik blog pribadi maupun situs-situs perihal dunia pekerja, manfaat dari kesehatan keselamatan kerja itu sendiri sangatlah banyak. Antara lain :

1. Mengidentifikasi tingkat keselamatan pegawai di area kerja. Hal ini sangat penting dilakukan, terutama bagi yang bekerja di bidang konstruksi yang mana membangun sebuah bangunan memiliki banyak sekali resiko yang mengancam keselamatan para pekerja yang terjun langsung ke lapangan.
2. Mencegah munculnya penyakit dari lokasi kerja yang dapat menyerang para pegawai yang bertugas di tempat tersebut. Mengingat penyakit akibat virus yang dapat menular dengan mudah melalui udara, maka pemeriksaan menyeluruh terhadap tingkat sterilitas lokasi yang digunakan perlu dilakukan untuk menghindari para tenaga kerja terjangkit virus yang mengendap di lokasi tersebut. Setidaknya, bila memang tetap harus melakukan pekerjaan di sana, para pegawai perlu mendapatkan perawatan pencegahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *